Rabu, 13 Agustus 2008

Seni, Aspirasi dan Apresiasi

Budaya-budaya asli dari Indonesia yange sangat banyak, perlahan-lahan mulai menghilang. Sebagian besar hal ini disebabkan oleh ketidaktertarikan kaum muda terhadap budaya Indonesia yang sebetulnya sangat beragam dan kaya akan makna dan arti-arti yang dalam. Hal ini bukan hanya disebabkan oleh efek globalisasi, tetapi juga merupakan efek dari penekanan orang tua yang mengharapkan agar anaknya "berhasil" dalam kehidupannya, dan sebagian besar orang tua menganggap bahwa "jalan seni" bukanlah suatu cara yang baik untuk ditempuh oleh anak-anak mereka untuk menjadi orang yang sukses. Karena hal itulah banyak kaum muda yang sebenarnya tertarik pada bidang seni, tapi pada akhirnya tidak dapat memenuhi keinginannya untuk menjalaninya.

Sebenarnya, bidang seni adalah suatu jalan yang sangat baik untuk ditempuh oleh kaum muda untuk mengembangkan bakat mereka dan menyalurkan keinginan mereka. Bukan hanya menyalurkan, bahkan hal ini dapat menjadi sumber penghasilan yang tak terduga. Banyak orang menganggap bahwa para mahasiswa jurusan seni adalah mahasiswa yang tidak akan berhasil,tipe orang yang santai dan banyk tanggapan negatif lainnya menunjuk ke arah mereka. Padahal sesungguhnya mereka hanyalah menyalurkan apa yang mereka rasakan melalui cara yang berbeda dari orang lain.

Menurut saya cara mereka menyalurkan aspirasi dan perasaan mereka JAUH lebih baik daripada mahasiswa yang turun ke jalan, berdemo dan akhirnya hanya membuat masalah bahkan membuat sampah. Cara orang-orang yang menempuh jalur seni adalah dengan melalui hal-hal yang tidak merusak tetapi langsung menuju sasaran, merekapun tidak membuang energi yang banyak untuk menyampaikannya. cara mereka seperti melalui puisi, lagu, teater dan lukisan merupakan cara yang indah sekaligus dapat langsung mengenai sasarannya. Dan lagi mereka tak akan terancam oleh hukum karena yang mereka lakukan adalah sebuah apresiasi dari seni mereka yang mereka salurkan melalui media yang mereka kuasai.

Tidak ada komentar: